Balita Dibunuh Wanita PRT

bayi-dibunuh-wanita

Tersangka Akui Sakit Hati Dimarahi

indosiar.com, Pekanbaru – (Selasa : 26/08/2014) Setelah berulang kali berbelit-belit dan berubah-ubah memberi keterangan, tersangka pelaku pembunuh bayi majikannya, di Riau akhirnya mengakui bahwa ia melakukan hal itu karena sakit hati, sering dimarahi dan dihina majikannya. Polisi juga mengungkapkan, tersangka membunuh bayi majikannya secara spontan tanpa perencanaan.

Tersangka pembunuh bayi majikan di Pekanbaru Riau, Yulia alias Dona (19 tahun) akhirnya mulai bicara dan mengakui penyebab dirinya melakukan pembunuhan terhadap bayi Janet buah hati majikannya, Indra dan Irene, adalah karena sakit hati.

Meski baru tiga hari bekerja di rumah majikannya itu, Yulia mengaku sering dimarahi dan diperlakukan kasar oleh nenek korban. Pengakuan tersangka Yulia dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun. Ia mengatakan tersangka melakukan perbuatannya sendiri tanpa perencanaan dan spontanitas.

Sementara ibu korban, Irenne mengaku terkejut dengan motif sakit hati sehingga membuat tersangka gelap mata membunuh bayinya yang tak berdosa, hanya lantaran dimarahi ibu mertuanya.

Tersangka Yulia alias Dona menculik bayi Janet pertengahan Juli lalu dari rumahnya. Buah hati pasangan suami istri Indra dan Irene ini, kemudian ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka robek di perut akibat sabetan senjata tajam. Jenazah ditemukan tak jauh dari rumah korban. (Ahmad Dison/Sup)

http://www.indosiar.com/patroli/balita-dibunuh-prt_119852.html

-o0o-

Artikel di atas memaparkan kepada kita bahwa kaum hawa yang selalu dianggap sebagai mahluk yang lemah dan suci dari dosa, ternyata sama kejinya dengan kaum pria. Sebenarnya-lah, kita tidak dapat berkata bahwa kaum wanita merupakan kaum lemah dan selalu benar dalam segala hal. Kaum wanita adalah manusia biasa jua adanya, yang bisa berbuat salah dan bahkan keji.

Banyak kaum pria khususnya, yang selalu berpandangan bahwa kaum wanita adalah kaum yang tidak pernah bersalah, dan tidak pernah berbuat keji, dan oleh karena itu kaum wanita harus selalu dibela dan dilindungi. Tentunya pandangan ini adalah salah besar. Kitab suci banyak mengisahkan kekejian-kekejian yang dilakukan kaum wanita, dan akhirnya kaum ini mendapat kutukan dari Tuhan, seperti kisah Salome terhadap Nabi Yahya (Yohanes Pembaptis), istri Nabi Luth as, dan masih banyak lagi.

Kita sebagai kaum beriman, haruslah segera berfikir bahwa wanita merupakan mahluk yang juga dapat berbuat dosa dan salah. Oleh karena itu pandangan bahwa kaum wanita itu sesuci malaikat haruslah dihempaskan ke tanah. Perwujudannya adalah dengan berkata, bahwa apa pun yang dikatakan maupun di-aspirasikan oleh kaum wanita, belum  tentu benar. Semua benar-salah harus dikembalikan kepada ajaran Allah swt, yaitu Alquran dan Alhadist. Dan ketika kaum wanita berkata untuk mempejuangkan persamaan gender mereka dengan kaum pria, maka pastikanlah bahwa perkataan mereka merupakan suatu kebatilan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s